malam ini tepat dimana rintikan air dan angin kencang berunjuk gigi di kota hujan, khayal yang menuntun aku pada ingatan yang tertinggal jauh menuju ketidakpastian, dia siapa ??! atau aku yang tak tau tempat dimana harus aku titipkan sebuah isyarat yang usang penyampaiannya, ketika khalayak senang berganti cinta, aku dan teman sejatiku sang bara api yang sudah hampir dua jam memberikan kehangatan seakan membicarakan hal yang tak sudah-sudah, tentang kaki lelahku dan bayanganmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar